Pada angin yang menyapu punggung tanganku,
Pada sunyi malam yang acap kali melahirkan kantukku,
Aku merindu..
Rindu yang terbata-bata aku luapkan pada Tuhan
Rindu yang aku rasa semakin hari semakin dalam
Rindu yang bahkan tak punya nama untuk dituliskan
Lirih kusebut namamu dengan sebutan imam masa depanku
Kuusap pelan-pelan dahimu dengan doaku
Berharap kau rasa, bahwa di belahan bumi lain ada seseorang yang tengah berjuang memintamu pada Sang Maha pemangku
Kubiarkan Allah menjadi tali penghubung antara doa-doa kita, yang siapa tahu sedang bersahutan di atas langit sana..
Tuan, nona lemah ini sedang belajar menjadi kuat untuk bisa membersamaimu..
Tuan, nona pemalas ini sedang belajar bangun lebih pagi untuk suatu saat nanti dapat membangunkanmu sholat fajar..
Tuan, nona yang kurang ilmu ini sedang belajar memasak menu-menu baru untuk membuatkan sarapan, bekal makan siang, makan malam dan camilan-camilan sehat untuk tubuhmu..
Juga, tak lupa nona ini berkawan dengan kawan yang mendekatkan Allah lebih dekat lagi dari sebelumnya.
Kulakukan karena Allah yang meminta,
Sebab Allah bilang wanita yang baik untuk laki-laki yang baik..
Aku percaya kau baik, maka aku pun harus menjadi baik bukan?
Tuan, kutunggu kau di depan pintu rumahku untuk bertamu bersama walimu
Akan kusambut kau dengan suka cita dan haru biru.
Pada sunyi malam yang acap kali melahirkan kantukku,
Aku merindu..
Rindu yang terbata-bata aku luapkan pada Tuhan
Rindu yang aku rasa semakin hari semakin dalam
Rindu yang bahkan tak punya nama untuk dituliskan
Lirih kusebut namamu dengan sebutan imam masa depanku
Kuusap pelan-pelan dahimu dengan doaku
Berharap kau rasa, bahwa di belahan bumi lain ada seseorang yang tengah berjuang memintamu pada Sang Maha pemangku
Kubiarkan Allah menjadi tali penghubung antara doa-doa kita, yang siapa tahu sedang bersahutan di atas langit sana..
Tuan, nona lemah ini sedang belajar menjadi kuat untuk bisa membersamaimu..
Tuan, nona pemalas ini sedang belajar bangun lebih pagi untuk suatu saat nanti dapat membangunkanmu sholat fajar..
Tuan, nona yang kurang ilmu ini sedang belajar memasak menu-menu baru untuk membuatkan sarapan, bekal makan siang, makan malam dan camilan-camilan sehat untuk tubuhmu..
Juga, tak lupa nona ini berkawan dengan kawan yang mendekatkan Allah lebih dekat lagi dari sebelumnya.
Kulakukan karena Allah yang meminta,
Sebab Allah bilang wanita yang baik untuk laki-laki yang baik..
Aku percaya kau baik, maka aku pun harus menjadi baik bukan?
Tuan, kutunggu kau di depan pintu rumahku untuk bertamu bersama walimu
Akan kusambut kau dengan suka cita dan haru biru.