Siapa yang tak ingin miliki cinta sejati? Mengkaji ilmu dunia akhirat bersama, hadapi masalah-masalah dunia bersama, tertawa bersama, menangis bersama, berkeliling dunia untuk membantu manusia lain bersama, saling menyabari dalam duka, saling mengingatkan dalam suka. Adalah beberapa yang aku ingini.
Berbekal kecintaan kepada ilahi Rabbi, semua akan baik-baik saja. Itulah yang aku yakini.
Sebesar apa pun ujian yang datang, jika Allah adalah dasar pondasinya, semua akan dilalui dengan kepercayaan penuh bahwa ini hanya ujian untuk lebih dicintaiNya.
Cukup satu kali aku melihat kehilangan. Kehilangan sebab Allah belum mengakar pada jiwa.
Kehilangan yang aku rasa tidak akan benar-benar pernah aku lupakan namun aku harus terima dengan sebaik-baiknya.
Dalam memilih baju yang ingin kita beli pun kita akan banyak melakukan pertimbangan, terlebih memilih pasangan hidup. Apalagi tujuannya adalah bersama sampai Syurga.
Tentu pertimbangannya tidak mudah.
Jangan beri panca indera untuk menilai lebih, biarkan Allah menuntunmu kepada dia yang namanya telah disandingkan dengan namamu sebelum ruh ditiupkan ke badan.
Untukmu, lelaki yang sudah Allah gariskan untuk membersamaiku, berlarilah menuju Allah dengan sabar dan berbahagia.
Datangi aku dengan iman yang tak main-main, dengan kabar bahwa Allah adalah cinta pertamamu.
Bimbing aku dengan ilmu yang akan menghantarkan kita dan keluarga kita nanti menuju Jannah-Nya.
Sampai bertemu di waktu dan tempat yang sudah Allah siapkan..