Kota ini, benar-benar telah membuat aku ternganga.
Pagi ini aku dikejutkan dengan sebuah cerita seseorang yang berkaitan sangat erat dengan kota ini.
Kota di mana kami juga pernah mengukir cerita, jauh sebelum ceritanya dimulai.
Kota ini pun pernah menjadi saksi masa laluku yang riang.
Duduk sore di sebuah mini market, ditemani dingin dan sebotol teh.
Dengan dia yang berbeda.
Dengan dia yang sempat kembali, namun harus terpaksa pergi lagi.
Kota dimana enam bulan hidupku kini sudah aku lalui.
Menghirup udara paginya, siangnya, juga malamnya.
Mengubah kebiasaanku yang tidak suka berselimut menjadi sangat suka berselimut.
Kota dimana Allah titipkan aku kepada mereka yang membimbing langkahku menujuNya.
Dan, kota dimana dia mencari hidup tiap harinya.
Kota ini mempertemukan.
Kota ini pun menjadi saksi dari sebuah pertemuan yang terpisahkan.